Headlines News :

Emirates Tawarkan Liburan ke Dubai di Pameran ASTINDO

Jakarta - ASTINDO Travel Fair 2013 menjadi tempat yang cocok untuk melewatkan hari Sabtu sambil berburu paket liburan. Maskapai Emirates bekerja sama dengan Dubai Tourism Board, menawarkan liburan asyik di Dubai.

Pameran wisata ASTINDO 2013 digelar 22-24 Maret di Assembly Hall, JCC Senayan, Jakarta. Banyak yang terlibat dalam pameran ini mulai maskapai, badan pariwisata, travel agent dan biro perjalanan. Salah satu maskapai yang siap menebar promo adalah Emirates yang kini terbang 3 kali sehari dari Jakarta.

"Paket khusus kami ini akan menyediakan penumpang Indonesia kesempatan untuk mengunjungi tujuan favorit mereka sesuai dengan yang ada di jaringan kami dan mendapatkan pengalaman dari pelayanan kelas dunia kami yang juga termasuk ekstra bagasi 10 kg," kata Country Manager Emirates Indonesia, Mohammed Al Nahari, dalam rilis kepada detikTravel, Sabtu (23/3/2012).

Emirates juga bekerja sama dengan Dubai Tourism Board mempromosikan berbagai tujuan berlibur yang ditawarkan Kota Dubai. Salah satu program utamanya yaitu The Dubai Stopover yang memberi kesempatan kepada penumpang Emirates untuk menjelajahi Dubai dan bukan hanya singgah.

Beberapa kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan di Dubai ini termasuk aktivitas seperti mengunjungi gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa sampai ke Observation Deck, belanja di berbagai mal di Dubai dan merasakan suasana malam Arabia dalan Dune Dinner Safari. Wisatawan juga bisa menelusuri budaya dan tradisi Dubai serta menikmati kelezatan kuliner dan berlayar di Teluk Dubai.

Emirates telah memenangkan 'World’s Best Airline Inflight Entertainment' dengan konsep ICE (Information, Communication, Entertainment). Para penumpang mendapatkan saluran TV yang dapat dipilih mulai dari BBC World News sampai Sport 24. penumpang juga dapat menikmati Wifi di pesawat dan juga masakan internasional yang telah memenangkan penghargaan dan layanan premium lainnya.

"Destinasi Emirates yang paling diminati oleh wisatawan Indonesia adalah destinasi dengan tujuan Timur Tengah termasuk Jeddah, Aman dan Dubai. Sedangkan London, Amsterdam dan Roma tetap menjadi rute favorit oleh wisatawan Eropa," kata Al Nahari.

Emirates terbang 3 kali sehari dari Jakarta, yaitu EK 369 pukul 07.45 WIB, sampai di Dubai pukul 12.15 waktu setempat. EK 359 terbang pukul 12.40 WIB, tiba di Dubai pukul 17.30 waktu setempat. EK 357 terbang pukul 17.55 WIB dan tiba di Dubai pukul 22.45 waktu setempat.

Turis Inggris yang Nyaris Diperkosa di India Akhirnya Bicara

London - Seorang turis perempuan asal Inggris pada minggu lalu nekat melompat dari balkon hotel di Agra, India karena takut diperkosa. Ini dia kisah lengkap kejadian malam tersebut.

Adalah Jessica Davies (31), traveler perempuan asal London yang nyaris diperkosa di Agra. Pihak hotel membantah, tapi Davies kepada media di Inggris menuturkan kisah seramnya.

Pada malam kejadian, Davies dikejutkan dengan ketukan di pintunya pukul 03.45 dini hari waktu setempat. Davies membantah ucapan pengacara manajer hotel yang mengatakan Davies minta dibangunkan pukul 04.30 untuk naik taksi mengejar kereta ke Jaipur.

Menurut Davies, dia masih memakai piyama saat dia membuka pintu. Dia melihat manajer hotel yang bertanya apakah dia mau mandi dan sang manajer menawarkan untuk memijat tubuhnya.

"Dia menunjukan saya minyak pijat di tangannya," kata Davies kepada BBC seperti dilansir News.com, Senin (25/3/2013).

Davies meminta sang manajer untuk pergi, tapi si manajer menolak. Karena merasa terancam, Davies langsung menutup dan mengunci pintu. Davies berteriak-teriak meminta tolong dan menendang pintu agar ada yang menolongnya, tapi tidak ada yang menyelamatkan dia.

"Saya sudah mengunci pintu dan saya merasakan mereka memutar gagang pintu dari sisi lain," kata Davies

Dia pun membarikade pintu kamar dengan aneka furniture di dalam kamar, agar pintunya tidak bisa didobrak. Davies yang bekerja sebagai ahli kesehatan gigi ini akhirnya mengalami cedera kaki karena lompat dari lantai atas hotel.

"Entah satu atau banyak orang, mereka mau masuk ke kamar saya. Saya 100 persen yakin. Dan cuma satu jalan keluar, lompat dua lantai," kata Davies.

Bruk! Sakitnya bukan main saat Davies jatuh ke bawah. Menurut dia, ada teriakan namun Davies tak peduli. Dia berlari dengan kondisi kaki terluka. Davies naik bajaj ke kantor polisi dan sopir bajaj itu yang membantunya selama 4 jam menjadi penerjemah di kantor polisi.

"Orang itu luar biasa. Saya tidak tahu namanya dan saya tidak tahu bagaimana berterima kasih kepada dia," ujar Davies.

Davies juga memuji polisi di Agra. Davies bukannya tidak tahu ancaman pemerkosaan di India. Dia selalu berhati-hati bahkan berpakaian sopan, namun peristiwa itu tetap terjadi. Davies mengatakan dia belum kapok ke India.

"Tapi saya tidak akan pergi sendirian lagi," kata Davies.

Manajer dan pegawai hotel yang dibawa ke pengadilan menolak tuduhan akan memperkosa Davies. Tapi Davies memutuskan akan bersuara dari London, karena menurutnya korban perkosaan kebanyakan takut untuk bicara. Apalagi, dia kecewa dengan tamu kamar lain yang tidak mau menolongnya.

Pengacara dari manajer hotel Sachin Chauhan, yaitu Prakash Narayan Sharman mengatakan kliennya dijebak dan Davies merekayasa ceritanya. Menurut dia ada konspirasi untuk menghancurkan pariwisata di Agra yang terkenal dengan objek wisata Taj Mahal.

Demi Liburan ke Indonesia, Turis Rusia Rela Sewa Pesawat

Moskow - Indonesia punya peluang besar menggaet wisman Rusia karena dilirik sebagai destinasi seksi. Bahkan wisman Rusia rela mencharter pesawat untuk bisa liburan ke Indonesia. Aneka promosi pun disiapkan KBRI Moskow.

Yang terkini, KBRI Moskow mendukung Kemenparekraf untuk unjuk gigi dalam pameran Moscow International Travel and Tourism (MITT) pada 20-23 Maret 2013 lalu. Mereka membidik target 110 ribu wisatawan Rusia pada 2013.

"St Petersburg, Novosibirsk dan Vladivostok merupakan pintu embarkasi wisatawan Rusia ke Indonesia khususnya Bali, mereka bahkan menggunakan pesawat charter demi bisa menikmati liburan wisata ke Bali dan sekitarnya," kata Sekretaris I-Ekonomi KBRI Moskow, Baskara Pradipta dalam rilis KBRI Moskow kepada detikTravel, Senin (25/3/2013).

Untuk itu, acara seperti MITT telah dimanfaatkan betul untuk menggaet wisman Rusia. Dalam MITT ada anjungan Indonesia dengan tour operator dan hotel nasional. MITT 2013 adalah kedua puluh kalinya acara ini digelar, ada 3.000 peserta dari 197 negara.

Dengan semakin membaiknya perekonomian Rusia, semakin banyak juga penduduknya yang mampu berlibur ke luar negeri. Apalagi, daya beli wisman Rusia termasuk tinggi dan paling besar pengeluarannya selama liburan.

Jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia masih jauh di bawah Thailand dan Malaysia. Selain itu, masyarakat Rusia masih cenderung lebih mengenal Bali dibandingkan daerah-daerah lain di Indonesia. Menurut Direktur Pengembangan Pasar Kemenparekraf, Fransisca N Soemitro, pasar wisman Rusia akan digarap serius.

"Rusia saat ini menjadi pasar utama yang menjanjikan bagi kunjungan wisman ke Indonesia disamping China dan India. Karena itulah pasar Rusia akan digarap lebih intensif, mengingat negara-negara lainnya juga berlomba untuk menarik wisman asal Rusia," ujar Fransisca.

Tujuan-tujuan wisata di luar Bali perlu lebih diperkenalkan pada masyarakat Rusia, dengan paket-paket wisata yang tidak dimiliki negara-negara tetangga baik wisata alam maupun wisata budaya dan kuliner. Para pengunjung MITT 2013 juga mulai tertarik dengan destinasi wisata nasional lainnya seperti Lombok, Borobudur dan sebagainya.

Presiden Obama Terhipnotis Kemegahan Kota Kuno Petra

Petra - Di tengah kunjungan politiknya ke Timur Tengah, Presiden AS Barack Obama menyempatkan diri berkunjung ke kota kuno Petra di Yordania. Layaknya wisatawan lainnya, Obama terperangah dan kagum akan kemegahan Petra.

"Ini sangat spektakuler," tutur Obama seperti dilansir dari situs Skift, Senin (25/3/2013). Mengenakan celana warna khaki, jaket hitam dan sepatu boots khusus hiking, Presiden AS itu memulai tur jalan kaki dari gerbang Siq. Siq adalah jalur yang dipahat secara manual oleh bangsa penghuni Petra, Nabatae, lebih dari 2.000 tahun yang lalu.

Obama mengunjungi Petra di tengah-tengah kunjungan politis ke Timur Tengah termasuk Israel dan Yordania. Saat tiba di Petra, warga lokal dan turis berderet di pinggir jalan untuk melihat langsung sang Presiden. Obama pun memasuki Siq dan tercengang di depan Treasury.

Treasury adalah monumen paling terkenal di Petra, dipahat oleh bangsa Nabatae di sebuah tebing batu raksasa. Obama melontarkan kata "amazing" saat berada di depan Treasury.

Masyarakat zaman dulu menyebut monumen ini sebagai Treasury karena mereka percaya, guci-guci yang dipahat di atasnya menyimpan harta karun. Nyatanya guci-guci tersebut merupakan tanda kejayaan bangsa Nabatae di masa silam. Penelitian yang dilakukan para ahli sejarah menunjukkan adanya pemakaman di bawah Treasury.

Ribuan tahun lalu, bangsa Nabatea menjadikan Petra sebagai perhentian penting di jalur perdagangan. Kota ini menghubungkan China, India, juga Arab bagian selatan dengan Mesir, Syria, Yunani, dan Roma. Namun mulai abad ke-7, jalur perdagangan itu dialihkan. Petra pun ditinggalkan penghuninya, terbengkalai hingga beberapa abad.

Sekarang Petra adalah destinasi wisata paling terkenal di Yordania. Sejak 2007, lebih dari setengah juta wisatawan datang ke Petra tiap tahunnya. Petra juga pernah menjadi salah satu tempat syuting film 'Indiana Jones and the Last Crusade' keluaran tahun 1989.

Untuk mencapai tempat ini, Obama naik helikopter Marine One miliknya dan mendarat di ibukota Yordania yakni Amman. Untung cuaca sedang baik, sehingga Obama dan beberapa delegasi melanjutkan naik helikopter langsung ke Petra. Sang Presiden AS pun pulang ke Washington pada Sabtu lalu.

Begini Cara Nongkrong Romantis di Seoul Saat Malam

Seoul - Objek-objek wisata di Kota Seoul, Korea Selatan kebanyakan hanya buka dari siang hingga sore hari. Tapi, ada satu tempat wisata di Seoul yang buka 24 jam untuk wisatawan. Asyiknya, tempat ini pun sangat romantis saat malam hari.

Seperti yang dialami detikTravel baru-baru ini saat mengunjungi Korea Selatan atas undangan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Padatnya acara pada siang hari tidak memungkinkan untuk menyusun agenda perjalanan menjelajah Kota Seoul, ibukota Negeri Gingseng tersebut.

Berjalan-jalan di malam hari di awal musim semi, ketika kadang suhu masih di bawah nol derajat Celcius juga tidak mudah. Jika bukan untuk mendapatkan sebuah tempat yang sangat mengesankan, maka risiko kekambuhan sakit rematik karena kedinginan tentu tidak akan sebanding.

Tetapi kenekatan detikTravel pada malam itu untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang singkat di Seoul, akhirnya mendapat ganjaran setimpal. Tidak jauh dari tempat menginap yang lokasinya persis di depan City Hall, rupanya ada tempat menarik yang tidak pernah mengenal jam buka-tutup.

Sepintas lalu jika dilihat dari kendaraan, tempat itu tidak akan langsung terlihat. Tempat ini berada 4,6 meter di bawah jalan raya yang melintasi sisi kanan dan kirinya, sehingga akan lebih mudah terlihat justru oleh para pejalan kaki yang melintas.

Lokasi yang berada di bawah permukaan jalan membuat Cheonggyecheon Stream tidak terganggu oleh polusi suara. Tempat ini lumayan bebas dari suara bising kendaraan bermotor yang saling klakson di siang hari, maupun kebut-kebutan di malam hari.

Aliran sungai yang tidak benar-benar alami ini juga dihiasi dengan lampu warna-warni. Di hulunya yang terletak pusat Kota Seoul, ada air terjun buatan yang terlalu terlalu tinggi. Pada malam hari, air terjun tersebut juga ditembak dengan lampu berwarna-warni sehingga terkesan meriah.

Sisi kanan dan kiri aliran sungai sengaja didesain sebagai tempat nongkrong yang nyaman di tengah kota. Banyak pasangan muda-mudi yang memanfaatkannya sebagai tempat yang romatis untuk memadu kasih tanpa terganggu keramaian meski berada di pusat kota.

Sekali waktu, di beberapa titik ada pula pengamen yang siap menghibur para pengunjung. Bukan model pengamen yang asal menyanyi dan langsung pergi setelah diberi uang yang ada di sini. Melainkan pengamen serius yang minimal juga melengkapi dirinya dengan peralatan sound system portable.

Bagi yang ingin menghabiskan malam di tempat ini, dijamin tidak bosan. Aliran Sungai Cheonggyecheon memiliki panjang kurang lebih 5,6 km dan di sepanjang perjalanan akan banyak pemandangan menarik. Di awal musim semi seperti sekarang ini, pemandangannya didominasi pohon-pohon yang
meranggas.

Tetapi apakah Cheonggyecheon Stream hanya romantis di malam hari? Ternyata tidak. Pada siang hari, di sepanjang aliran sungai ini tetap dipenuhi muda-mudi yang sedang asyik bercengkerama.

Tentunya tidak semua berpasangan dan memang tidak ada kewajiban untuk datang berpasang-pasangan. Banyak pula yang mengajak keluarga dan anak-anak, atau seperti detikTravel yang tak pernah gentar menjelajah sendirian.
 
Copyright © 2012. Travel - All Rights Reserved
By Blogger